BOM BULGARIA: Iran Balik Tuduh Israel

 Bisnis Indonesia/Newswire/Kamis, 26 Juli 2012 | 11:44 WIB 

NEW YORK: Utusan Iran di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Rabu (25/07) menuduh Israel melancarkan serangan bom bunuh diri pada satu bus wisata bangsanya sendiri di Bulgaria.

 

Duta besar Mohammad Khazaee mengatakan, Israel melancarkan serangan, yang menyebabkan lima warganya dan sopir Bulgaria mereka tewas, sebagai bagian dari kampanye "operasi terorisme negara dan pembunuhan yang bertujuan untuk melibatkan orang lain demi keuntungan politik sempit."

 

Komentar-komentar dalam debat Dewan Keamanan PBB tentang Timur Tengah itu membuat marah para pejabat Israel, yang menuduh Iran dan sekutu milisi Lebanon mereka Hizbullah sebagai pelaku serangan 18 Juli dekat bandara Burgas itu.

Khazaee mengatakan, "wakil rezim kriminal Zionis melontarkan tuduhan-tuduhan tak berdasar terhadap negara saya" atas serangan di Bulgaria itu.

Iran tidak akan pernah mengambil bagian dalam upaya "tercela pada kehidupan orang-orang yang tidak bersalah" seperti itu, tambahnya.

"Operasi teroris seperti itu hanya bisa direncanakan dan dilakukan oleh rezim sama yang sejarah singkatnya penuh dengan operasi terorisme negara dan pembunuhan-pembunuhan yang bertujuan melibatkan orang lain untuk keuntungan politik sempit," jata Khazaee.

Dubes itu mengatakan ada "banyak contoh" Israel membunuh "orang-orang Yahudi yang tidak bersalah" dan tuduhan-tuduhan baru itu juga melibatkan Israel berada di balik pembunuhan ilmuwan nuklir Iran terakhir.

Wakil Dubes Israel di PBB, Haim Waxman, mengatakan: "Komentar-komentar ini mengerikan, tapi tidak mengejutkan dari pemerintah yang sama yang mengatakan bahwa serangan 9/11 adalah satu teori konspirasi dan menyangkal Holocaust." Waxman menegaskan kembali tuduhan pemerintahnya terhadap Iran.

"Sidik jari orang Iran ada di seluruh serangan mengerikan pekan lalu di Bulgaria - dan dalam puluhan plot teroris lainnya dalam beberapa bulan terakhir yang mencakup lima benua dan setidaknya 24 negara," katanya. (Antara/Bsi)

 

Mau Pasang Iklan

Silahkan Hubungi Admin

Mau Pasang Iklan

Silahkan Hubungi Admin